Dilema Oven


Baru-baru ini suami saya diopname karena kolestrol nya tinggi. Dokter dan perawat2 di rumah sakit langsung kasih komentar bahwa saya ini istri yang jago masak sampai bikin suami sakit ‘enak’ alias kolestrol jadi naik. . . bleh . . . bleh . . . Memang sih suami saya semenjak nikah berat badannya jadi naik drastis. Semua orang di kampus selalu memuji saya, kalau saya ini pasti istri hebat bisa bikin suami gemuk dan senang dengan menyiapkan makanan enak #kulturyanganehbukan. Heloooo . . . I seldom cook at home. That’s it!  Sebenarnya bukan hanya dia yang naik tapi saya juga naik 15 kilo (grhrhrhr . . .) maklumlah pengantin baru, kerjanya ‘dating out’ and ‘hunting’ tempat makan yang enak dan berlemak. Lihatlah betapa tembemnya mas ini: 

Chubby Husband

Chubby Husband

Setelah kejadian suami sakit, kami sepakat untuk rajin berolahraga dan mengubah menu makanan. Menu yang dulu saya siapkan rata-rata mengandung minyak seperti ‘perkedel jagung, perkedel kentang, tempe kecap, ikan teri sambel, dsb. Hampir seminggu kita beli minyak 1L itu dua kali. Dengan alasan saya gak suka pake minyak bekas, sekali pake biasanya gak dipake lagi . . . ehem . . .istri boros:) Oleh karena minyak itu pemicu kolestrol saya rubah menu saya dengan makanan yang ‘less oil’ seperti salad, gado-gado, pecel, dsb.

Tiba-tiba saya terbersit untuk beli oven dan saya bilang ke suami kalau kita harus beli oven bulan ini, biar makanan kita di ‘baked’ aja jadi bisa mengurangi minyak. Suami pun setuju. Saya gak mau beli otang (oven tangkringan yang ditaruh diatas gas) karena makanan susah masak merata. Lebih baik beli ‘electric oven’, karena kita bisa kontrol timernya. Nah hanya masalahnya sekarang saya gak bisa memutuskan oven merk apa yang harus di beli. Saya ini wanita yang sangat ribet klo mau beli sesuatu, karena selalu salah beli barang dan suka nyesel belakangan. Buff . . . Saya sih pengen oven yang berkualitas tapi murah. Nah, di dunia ini jarang ada yang begitu kan, ibu-ibu?

Saya teringat dulu my God-given friend Joice pernah nyaranin saya beli oven OXONE. Saya pernah pergi ke toko elektronik untuk cari merk ini tapi ternyata gak ada; merk ini hanya di toko-toko tertentu, Tadi saya iseng-iseng ‘browsing’ untuk cari review tentang oven yang berkualitas dengan harga yang tidak begitu mencekik leher, dan dari hasil ‘browsing’ saya banyak dapat informasi dari para ibu yang nge-blog kalau merk2 ini bagus dan berkualitas: KIRIN, COSMOS, ELEXTROLUX (tapi ini luar biasa mahalnya boo! this is what I want sih, tapi suami bisa ngamuk klo saya pilih ini). Dari semua review rata-rata merekomendasikan KIRIN, tidak boros listrik. Tapi kedengaran dari kuping saya kok namanya gak elit banget ya . . . kayak ‘kring . . kring . . . gitu’ jd gak tertarik untuk dibeli. 

Sekarang saya sedang dalam dilema mau beli oven yang mana. Apakah oxone, kirim, cosmos?

kirin

Nice white

Nice white

cosmos

electrolux

Mustahil beli ini ya makk!

Semua merk oven ini rata-rata harganya terjangkau. Yang mana, yang mana? Oh, I hope I’ll get the right one. Biar bisa masak enak untuk suami. Kalau Suami senang, Istri aman. Ya toh? 

Advertisements