Life Experience: “Mba, ada film Gone Girl?”


IMG_2322

Waktu itu saya baca review tentang film ‘Gone Girl’ yang ditulis teman saya Joice (klik here). Karena reviewnya, saya jadi tertarik pengen nonton; di tambah lagi saya juga suka banget the leading actrees si Rosamund Pike. Lalu pergilah saya ke toko DVD buat cari film itu. Saya kelilingi smua rak toko DVD untuk dapetin film itu tapi gak ada, lalu saya datangi penjaga toko DVD, kebetulan ada dua orang di counter:

Saya           : Mba, ada film ‘Gone Girl’? (saying it with correct English pronunciation)

Mba            : Film apa? (dahi berkerut, telinga kiri disodorin ke depan)

Saya           : ‘Gone Girl’ (saya ulang dengan jelas)

Mba            : Film apa tuh? (ngelirik teman kerjanya si cowo)

Saya           : ‘Gone Girl’, mba. (Lebih diperjelas)

Mba            : . . . ee . . .Gon gel ya maksudnya?

Saya           : Eh?

Mba            : Yang main Ben Afleik kan?

Saya           : Eh. . . ya ya itu! (muka bingung)

Mba            : Oh, itu ‘Gon gel’ (ngerlirik ke temannya) ambilin di rak.

Situasi ini agak bikin ‘awkward’ antara mau ketawa ngakak atau pasrah. Kalau dia mahasiswa saya udah pengen saya pites or jitak ampe memar (kejam bener . . . LOL)

Tiap hari saya itu nggak pernah berhenti belajar bahasa ini karena ‘It’s an alive language that keeps growing’ takut salah ngajar, takut salah ngucapin kosa kata; bisa-bisa jadi salah mahasiswa nangkepnya. Mungkin ‘Mba’ yang saya critain diawal tidak pernah belajar bahasa Inggris atau sudah pernah blajar tapi diajar oleh guru yang salah dan jadinya dia salah ngerti seumur hidup (mungkin loh, maaf ya mba saya berspekulasi).

Anyway, saya sadar bawah bahasa Inggris bukanlah bahasa gaya-gayan, bahasa paksaan, or bahasa untuk peningkatan (posisi, gaji, martabat) simply to say it’s a means of communication so that people can understand one another. Pengalaman saya tadi sederhana tapi it creates misunderstanding, right? Makanya saya terapkan dalam hidup saya kalau belajar sesuatu itu jangan nanggung, harus total dan banyak riset dilakukan biar lebih berpengetahuan dan percaya diri di dunia kerja (Loh, kok jadi curcol . . . LOL).

Okay, sekian dulu. Nanti malam mau nonton ‘Gone Girl’ udah di beli tapi belum sempat nonton.

Advertisements

4 thoughts on “Life Experience: “Mba, ada film Gone Girl?”

  1. Pingback: Living In Boarding school- The Sweetest Things | Joeyz14

  2. Your story is so funny Miss.
    But in this matter, the problem that i had is, but before that I should be honest on this coz I took English Major and sometimes for me it’s kind of difficult to understand the pronunciation so my problem is I never study seriously when I was in a college. Sorry for being so honest Miss

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s